* Latar Belakang
1. Pegangan menggendong : duduk dengan nyaman, lengan ditopang dan punggung tegak. Angkat dan tahan payudara dengan tangan yang dilengkungkan membentuk huruf C , dengan ibu jari diatas dan jari-jari dibawah
2. Pegangan menggendong - silang ; seperti pegangan menggendong, hanya saja menggunakan tangan sebaliknya
3. Pegangan bola ; letakkan kepala bayi di telapak tangan , sokong dasar kepala dengan ibu jari dan jari telunjuk dan posisikan bayi setinggi payudara
4. Berbaringan : berbaring menyamping , topang kepala dengan bantal. Letakkan satu tangan tertekuk di bawah kepala sementara tangan lainnya memegang payudara dan menyusui bayi
Kapan memulai dan berhenti menyusui
1. Mulailah menyusui dalam jam pertama pasca melahirkan
2. Menyusi eksklusif selama 6 bulan
3. Lanjutkan menyusui disertai pemberian makanan tambahan hingga usia 2tahun
*Seberapa sering menyusui
1. Susui si kecil sesering yang diinginkanny (8-12x dalam 24 jam)
2. Susui hingga si kecil puas (15-20 menit untuk masing-masing payudara)
*Cara menyimpan ASI yang sudah dikeluarkan
1. Sterilkan dulu wadah penyimpanan ASI
2. ASI dapat bertahan
- 4-8 jam bila disimpan pada suhu 19-25 C
- 1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4 C
- 3-4 bulan di dalam freezer (pintu terpisah)
- 2 bulan di dalam freezer di lemari es batu satu pintu
*Tahap-tahap pijat payudara
Saat diperlukan pengeluaran ASI secara manual , melakukan pijat payudara dan pengeluaran dengan tangan memperbaiki aliran ASI. berikut ini dijelaskan tahap-tahap melakukan pijat payudara :
Tahap 1 : gunakan jari-jari untuk mengusap dengan lembut dengan arah menjauhi puting , dengan tekanan tidak lebih kuat daripada yang digunakan untuk menekan kelopak mata
Tahap 2 : pijat lembut payudara seolah menguleni, menggunakan gerakan mengangkat dan menekan
Tahap 3 : Gunakan tangan secara lambat dan hati-hati untuk memuntir payudara searah dan berlawanan arah jarum jam, hati-hati jangan menekan payudara terlalu kuat
Tahap 4 : Gunakan kedua tangan seperti pada gambar untuk menekan (tidak terlalu kuat) payudara beberapa kali untuk mengeluarkan susu
ASI adalah sumber nutrisi terbaik bagi si kecil, karena memiliki kandungan lemak termasuk DHA dan ARA, karbohidrat dan protein yang optimal bagi tumbuh kembang anak anda. Menyusui juga menciptakan ikatan emosi yang khusus antara ibu dan bayi
* Manfaat menyusui
bagi bayi : - Lebih sedikit alergi
- Lebih sedikit penyakit saluran napas dan saluran cerna
- Lebih sedikit kemungkinan menjadi gemuk (obese)
bagi ibu : - Membantu menurunkan berat badan
- Menurunkan resiko kanker payudara
* Tipe dan komposisi ASI
1. Kolostrum : keluar dalam hari-hari pertama pasca melahirkan dengan komposisi konsentrasi kalsium, kalium, protein, vitamin larut lemak, mineral dan antibodi yang lebih tinggi
2. Susu transisi : dikeluarkan pada hari ke empat hingga kesepuluh pasca melahirkan dengan komposisi terletak diantara kolostrum dan susu matang
3. Susu matang : dikeluarkan 10 hari pasca melahirkan dengan komposisi energi (750 kcal/L), lemak (38g/L), kasein(2.5g/L), whey (6,4 g/L), nitrogen nonprotein, laktosa(70 g/L)
catatan : sebaiknya selalu berikan kolostrum pada si kecil karena membantu pertumbuhan saluran cerna bayi dan antibodi dalam kolostrum bertindak bagai imunisasi tahap pertama bagi bayi anda
*Profil asam lemak
ASI terutama mengandung asam lemak tak jenuh ganda. Asam lemak lainnya yang dapat dijumpai adalah asam miristat, asam palmitat, asam oleat dan asam linoleat. Asam lemak dalam ASI menyediakan 0,2%-0,4% asam dokosahesaenoat(DHA) dan 0.3%-0,7% asamarakhidonat (ARA), yang esensial bagi tumbuh kembang otak. Asupan DHA dari makanan memperbaiki konsentrasi DHA dalam ASI
*Masalah yang umum dijumpai dan pemecahannya
1. Puting rata atau masuk kedalam : gunakan nipple cups dan keluarkan ASI secara manual (dengan tangan) agar puting tegak
2. Puting nyeri : coba posisi menyusui yang berbeda dan oleskan baby Oil
3. Payudara melebar : kompres dingin payudara, mandi air hangat, menyusui secara teratur dan gunakan bra suportif
4. Saluran tersumbat : usap payudara dengan handuk hangat dan lembab sebelum menyusui, pijat payudara dengan arah menuju ke puting, sering menyusuidalam posisi yang berbeda
*Berbagai posisi menyusui
1. Pegangan menggendong : duduk dengan nyaman, lengan ditopang dan punggung tegak. Angkat dan tahan payudara dengan tangan yang dilengkungkan membentuk huruf C , dengan ibu jari diatas dan jari-jari dibawah2. Pegangan menggendong - silang ; seperti pegangan menggendong, hanya saja menggunakan tangan sebaliknya
3. Pegangan bola ; letakkan kepala bayi di telapak tangan , sokong dasar kepala dengan ibu jari dan jari telunjuk dan posisikan bayi setinggi payudara
4. Berbaringan : berbaring menyamping , topang kepala dengan bantal. Letakkan satu tangan tertekuk di bawah kepala sementara tangan lainnya memegang payudara dan menyusui bayi
Kapan memulai dan berhenti menyusui
1. Mulailah menyusui dalam jam pertama pasca melahirkan
2. Menyusi eksklusif selama 6 bulan
3. Lanjutkan menyusui disertai pemberian makanan tambahan hingga usia 2tahun
*Seberapa sering menyusui
1. Susui si kecil sesering yang diinginkanny (8-12x dalam 24 jam)
2. Susui hingga si kecil puas (15-20 menit untuk masing-masing payudara)
*Cara menyimpan ASI yang sudah dikeluarkan
1. Sterilkan dulu wadah penyimpanan ASI
2. ASI dapat bertahan
- 4-8 jam bila disimpan pada suhu 19-25 C
- 1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es pada suhu 0-4 C
- 3-4 bulan di dalam freezer (pintu terpisah)
- 2 bulan di dalam freezer di lemari es batu satu pintu
*Tahap-tahap pijat payudara
Saat diperlukan pengeluaran ASI secara manual , melakukan pijat payudara dan pengeluaran dengan tangan memperbaiki aliran ASI. berikut ini dijelaskan tahap-tahap melakukan pijat payudara :
Tahap 1 : gunakan jari-jari untuk mengusap dengan lembut dengan arah menjauhi puting , dengan tekanan tidak lebih kuat daripada yang digunakan untuk menekan kelopak mataTahap 2 : pijat lembut payudara seolah menguleni, menggunakan gerakan mengangkat dan menekan
Tahap 3 : Gunakan tangan secara lambat dan hati-hati untuk memuntir payudara searah dan berlawanan arah jarum jam, hati-hati jangan menekan payudara terlalu kuat
Tahap 4 : Gunakan kedua tangan seperti pada gambar untuk menekan (tidak terlalu kuat) payudara beberapa kali untuk mengeluarkan susu